Sejarah Berdirinya Twitter Yang Berawal dari SMS

Twitter adalah salah satu layanan jejaring sosial sekaligus microblog daring yang bisa memungkinkan penggunanya untuk mengirimkan serta membaca pesan dengan basis teks sampai dengan beberapa karakter yang ditentukan.

Sejarah Twitter ini berdiri pada bulan Maret di tahun 2006 dan dibangun oleh Jack Dorsey serta situs jejaring sosialnya meluncur di bulan Juli.

Sejak meluncur, Twitter pun menjadi salah satu dari 10 situs yang paling sering dikunjungi lalu diberikan julukan sebagai pesan singkat dari internet. Di platform ini, pengguna tak terdaftar masih bisa membaca kicauan sedangkan yang terdaftar bisa menulis kicauan.

Walaupun terkenal. Namun nyatanya belum banyak yang tahu mengenai sejarah da nasal usul dari Twitter ini. padahal, sejarah Twitter cukup menarik untuk ditelusuri loh.

Di tanggal 15 Juli 2006, sebuah perusahaan podcasting yang berpusat di San Fransisco, Odeo, resmi merilis Twitter untuk public. Awalnya, twitter diberi nama Twttr lalu diubah menjadi nama yang sekarang kita kenal.

Twitter ini juga tadinya hanyalah sebuah layanan pesan singkat atau SMS untuk grup. Menurut laman History, Twitter ini lahir untuk menjadi sebuah proyek terpisah yang berasal dari platform podcasting utama bernama Odeo.

Aplikasi yang gratis ini membuat semua penggunanya bisa berbagi pembaruan status singkat bersama dengan beberapa teman dengan cara mengirimkan satu pesan teks ke satu nomor.

Beberapa tahun setelahnya, layanan microblogging sederhana satu ini pun menjadi sangat populer serta menjasi platform sosial media yang terkenal di dunia.

Sejarah Twitter bermula dari salah satu pendiri Twitter Evan Williams yang pertama kali membuat namanya pada dunia teknologi Silicon Valley dengan cara mendirikan layanan penerbitan buku harian untuk Web Blogger.

Web ini pun ia jual kepada Google di tahun 2003 hanya dengan beberapa juta dollar saja harganya. Lalu, pada tahun 2005 william pun ikut mendirikan Odeo bersamaan dengan Noah Glass yang juga merupakan pengusaha.

Namun, layanan utama Odeo jadi tak terpakai lagi dan terbengkalai setelah Apple membuat iTunes tepatnya di musim gugur.

Sesudah William minta kepada tim yang memiliki 14 karyawan untuk melakukan brainstoring, Salah satu insinyur perusahaan bernama Jack Dorsey lalu membuat konsep layanan yang memungkinkan para pengguna berbagi pembaruan status pribadi dari SMS kepada beberapa orang.

Lalu di bulan Maret 2006, tim Dorsey pun mulai punya purwarupa dengan nama Twttr. Nama ini mereka dapatkan dari suara burung.

Dorsey pun membuat tweet pertama pada tanggal 21 Maret. Saat media sosial ini meluncur ke public, aplikasi ini masih menjadi proyek yang merupakan sampingan dari Odeo.

Namun penawaran utama dari perusahaan, platform pidcasting, tak pergi kemanapun. Lalu pada saat musim gugur, ada lapiran dimana memberitahu bahwa William membeli investor perusahaan dan mengubah nama Ode jadi Obvious Corporation.

6 bulan setelah meluncur, nama Twttr pun menjadi Twitter dimana setelah layanan ini Go Public, para pendirinya pun membuat batas 140 karakter untuk menulis pesan.

Penulisan itu lalu diperbanyak lagi jadi 280 karakter. Lalu Twitter pun mulai booming. Pada tahun 2013, New York Times memberikan laporan kalau perusahaan dengan lebih dari 2,000 karyawan serta lebih dari 200 juta pemakai ini aktif.

Lalu di bulan November saat itu, saat perusahaan memutuskan untuk Go Public, dicatat bahwa nilainya sudah lebih dari 31 miliar dollar AS.

Walaupun sebenarya pengguna Twitter masih jauh lebih kecil dibanding Facebook, namun bais pengguna Twitter tetap menjadi sumber berita dan informasi apalagi untuk kaum muda.

Keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan ini naik seiring dengan adanya pemilihan Presiden Donald Trump di tahun 2016 yang secara frontal di Twitter memberikan keputusan kebijakan atau pengumuman lainnya sepanjang kampanye serta sepanjang pemrintahannya.

Sama seperti medsos lain, Twitter juga memiliki CEO yang sudah mendapatkan banyak tekanan untuk mengawasi konten pada situs untuk mencegah intimidas, ucapan kebencian, hingga pelecehan.

Mereka juga senantiasa melindungi privasi penggunanya menjadi lebih baik di dalam iklim politik yang tinggi.

Tentang Penulis

stopaids